Nama-nama Tarian di Uang Rupiah 2016

Bank Indonesia dalam beberapa hari terakhir telah mengeluarkan uang baru dari mulai uang recehan hingga uang kertas yang baru aja diresmikan pada Senin (19/12/16). Uang rupiah yang baru diterbitkan terdiri atas nilai nominal uang recehan Rp 100, Rp 200, Rp 500, Rp 1.000, dan uang kertas Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu.

Uniknya, di semua uang kertas dibagian belakang terdapat tarian-tarian dari berbagai daerah dengan gambar yang sangat menonjol. Nah, sebagian dari kamu yang belum ngerti ato bahkan asing dengan tarian-tarian yang ada di uang baru, yuk! Kenalan dengan tarian-tarian khas Indonesia seperti yang dikutip dari berbagai sumber Jum’at (12/30/16).

1. Tari Tifa

Tari Tifa

Tari Tifa berasal dari Indonesia bagian Timur Papua dan Maluku terdapat di pecahan uang kertas Rp 1.000 yang baru 2016. Tari Tifa dipertunjukan untuk penyambutan tamu dan sebagai ungkapan rasa syukur yang disampaikan melalui syair dan tarian yang diiringi irama ketukan tifa. Yaps, tifa itu sebuah alat musik yang terbuat dari kayu dan kulit binatang.

2. Tari Piring

Tari Piring

Selanjutnya di pecahan uang Rp 2.000, dibagian belakang terdapat tari piring. Tari piring merupakan tarian tradisional khas suku Minangkabau yang berasal dari kota Solok, provinsi Sumatera Barat. Tari piring dalam bahasa Minangkabau disebut juga Tari Piriang. Nah, tari ini gerakannya emang menggunakan piring sebagai medianya dan diiringi musik talempong dan saluang. Biasanya tari piring ini dibawakan secara berkelompok.

3. Tari Gambyong

Tari Gambyong

Tari gambyong yang terdapat di uang kertas 5.000 rupiah yang baru ini merupkan tarian khas dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Tarian ini biasanya di lakukan oleh beberapa penari wanita dengan gerakan yang indah dan anggun dengan tarian yang dibagi atas tiga bagian yaitu maju beksan, beksan, dan mundur beksan.

4. Tari Pakarena

Tari Pakarena

Tari tradisional dari Sulawesi Selatan juga terdapat di pecahan uang kertas Rp 10 ribu yaitu tari pakarena. Tarian ini diperankan oleh wanita dan harus wanita. Karena mencerminkan karakter perempuan Gowa yang sopan, lembut, setia, dan patuh. Penarinya dibekali kipas berukuran besar untuk digunakan menari dan diiringi musik dua kepala drum atau gandrang dan sepasang instrumen alat seperti suling yang disebut dengan puik-puik. Nama tari pakarena sendiri berasal dari perkampungan Gantarang Lalang Bata yang dulunya pernah menjadi pusat kerajaan di Pulau Selayar.

Baca Juga:

5. Tari Gong

Tari Gong

Pindah ke Kalimantan Timur,  tari gong yang terdapat di uang Rp 20 ribu yang baru berasal dari Kalimantan Timur. Tari gong juga dikenal dengan nama Tari Kancet Ledo oleh masyarakat Dayak, khususnya Dayak kenyah di Kalimantan timur. Dinamakan tari gong karena menarinya diatas gong yang dilakukan oleh seorang perempuan. Tarian ini biasanya dipertunjukkan pada saat upacara penyambutan tamu agung atau upacara menyambut kelahiran seorang bayi kepala suku.

6. Tari Legong

Tari Legong

Bali emang dikenal sangat kental akan tradisi budayanya, tari legong salah satunya yang masih lestari hingga kini. Yah, tari legong adalah tarian klasik Bali yang terdapat di pecahan uang Rp 50 ribu yang baru. Yang unik dari tari ini yaitu penarinya belum pernah menstruasi. Biasanya, tari legong ditarikan dua orang gadis. Yang selalu dilengkapi dengan kipas disebut Legong, dan seorang penari tambahan yang tidak dilengkapi dengan kipas disebut condong. Struktur tarinya pada umumnya terdiri dari papeson, pangawak, pengecet, dan pakad.

7. Tari Topeng Betawi

Tari Topeng Betawi

Yang terakhir geser ke ibukota. Kamu pastinya gak asing kan dengan ondel-ondel khas betawi yang kerap muncul di tv itu. Betawi selain ondel-ondel juga punya tarian, namanya tari topeng betawi. tari topeng betawi kali ini masuk di uang rupiah Rp 100 ribu emisi 2016. Tarian ini bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan dengan menggunakan topeng kayu yang diiringi musik tradisional betawi seperti rebab, gendang besar, kempul, kromong tiga, kecrek, kulanter dan gong buyung.  Tari Topeng Betawi sendiri lebih bersifat teatrikal dan komunikatif lewat gerakan.

Nah, itu sobat tarian-tarian yang ada di uang rupiah emisi 2016. Kamu pernah mendengar semuanya ato sebagian aja, jangan-jangan malah baru denger. Tapi, sekarang kamu udah tahu kan..!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.