Benda Sederhana Ini Bisa Membersihkan Sampah Di Laut Dengan Hasil Maksimal
credit : www.youtube.com/Seabin Project

Hadeeh! Sampah-sampah kenapa engkau selalu menjadi masalah. Gak di darat, gak di udara, gak di laut, kamu selalu hadir merusak lingkungan yang mengancam ekosistem kehidupan.

“Siapa yang menciptakan sampah?”

Yang pasti, manusialah yang paling banyak menciptakan sampah. Manusia juga yang bingung mencari solusinya. Dan akhirnya manusia hidup di dunia hanya untuk bunuh diri saja.

Dari sekian banyak sampah, sampah plastiklah yang jadi bulan-bulanan.

“Kasihan nasibmu kawan”.

Karena gini geng, sampah plastik bisa hancur itu butuh waktu 12 hingga 20 tahun. Tapi ada yang lebih lama lagi geng yang butuh waktu 500 tahun baru bisa hancur, yaitu sterofoam.

Makanya besok-besok kalo bungkus makan pake daun pisang ato daun jati kan lebih ramah lingkungan

“Lha itu kenapa plastik yang jadi bulan-bulanan?”

Sebenarnya bukan hanya plastik doang sih, semua jenis sampah sama saja masalahnya, kecuali sampah organik yang bisa terurai dalam hitungan minggu bahkan bulan saja.

Cuma, kalo plastik itu yang paling banyak digunakan oleh manusia.

Kalo gitu harusnya membuat sesuatu yang hanya bisa bertahan selama seminggu, ato paling tidak dua bulan, kan lebih efektif kan ya.

Tapi tenang geng, dalam mengatasi sampah, terutama sampah laut, dua peselancar asal Australia yang bernama Andrew Turton dan Pete Ceglinski membuat inovasi terbaru dalam mengatasi sampah, yang mereka namakan Seabin.

“Bukan bimsalabim abrakadabra lho ya”.

Alat ini cara kerjanya adalah dengan menyedot semua jenis sampah laut yang ada di laut.

Ya iya lah, sampah laut mestinya di laut, masak di darat.

Konsep ini sederhana: Sebuah ember dihubungkan dengan pompa air, kemudian ia menghisap sampah yang mengambang di laut ke dalam kantong jala yang dapat dilepas.

Kalo mungkin buat nangkap ikan cocok juga tuh.

Eits! Turton dan Ceglinski mengatakan mereka tidak pernah mendapati ikan atau hewan laut terperangkap di pompa mereka selama empat tahun pengujian.!

“Kasihan deh loe!”

Pada Seabin juga terdapat sistem pemisah air dan minyak yang sifatnya opsional di dalam pompa. Hal ini dapat menghilangkan minyak dan deterjen dari air laut. Sehingga, ketika air laut kembali ke habitatnya sudah bebas dari polusi melalui sisi lain pompa.

“Pada dasarnya, Seabin bekerja sebagai konsep yang mirip dengan kotak skimmer dari filter kolam renang Anda,” kata Richard Talmage, seorang juru bicara Seabin.

Dan saat ini, mereka berdua masih terus melakukan pengembangan dan uji coba untuk alat yang mereka temukan ini, manfaatnya tentu untuk kita semua.

Makanya geng, mulai sekarang mari kita budayakan menyayangi alam dengan tidak memproduksi sampah. Biar anak cucu kita nanti tidak mewarisi tumpukan sampah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.