9 Error Yang Umum Terjadi di WordPress, Sebab dan Solusi

0
101
9 Error Yang Umum Terjadi di Wordpress, Sebab dan Solusi

Delimun.com – Terkadang hal yang sangat menjengkelkan adalah terjadi error pada website, terutama jika kamu menggunakan CMS wordpress. Hal ini yang biasanya menjadi kepanikan jika belum memahami masalah yang terjadi.

Biasanya, error di CMS wordpress adalah hal-hal yang umum terjadi dan mudah diselesaikan. Oleh karenanya, jika website kamu mendapatkan beberapa error yang kami sebutkan nanti, coba deh atasi sendiri. Jika mentok nggak bisa mengatasi problemnya, kamu bisa menghubungi penyedia hosting tempat kamu beli domain.

Nah, kali ini, delimun akan berikan 9 error yang umum terjadi di wordpress serta solusinya;

1. Error 404: Page Not Found

Error 404: Page Not Found

Mungkin kamu pernah mengalami masalah ini, yaitu error 404: Page Not found. Masalah ini umumnya disebabkan karena adanya kesalahan pengaturan pada permalink WordPress kamu, atau mungkin pada halaman link yang rusak (broken link).

Solusi:

Kamu perlu mengubah pengaturan permalink menjadi default terlebih daulu, kemudian ubah kembali ke pengaturan yang kamu ingingkan. Pengaturan permalink bisa kamu lakukan di halaman admin/dashboard WordPress kamu di bagian Settings/Permalinks.

2. Syntax Error Pada WordPress

Syntax Error Pada WordPress

Terkadang kamu punya masalah yang seperti ini, namanya syntax error. Setiap pesan syntax error ini berbeda-beda, tergantung kesalahannya apa. Biasanya akan muncul pesan seperti ini:

Parse error – syntax error, unexpected xxxxxxxxx in line 700

Eitss! Nggak perlu tepuk jidat dulu. Masalah ini muncul karena biasanya diakibatkan kesalahan code plugin, template atau script/tag. Yang namanya manusia terkadang melakukan kekhilafan. Jadi, ketika kamu melakukan kekhilafan di wordpress akan mendapatkan pesan parse error (syntax error), mungkin saja kamu salah atau hilangnya tanda baca (tanda petik, koma, titik, dll).

Solusi:

Kamu perlu memeriksa line/baris yang disebutkan pada pesan syntax. Misalnya, jika pesannya seperti wp-content/themes/Something/functions.php on line 230. Maka kamu harus mencarinya di template kamu yang namanya Something, dan buka functions.php, kemudian cari line/baris ke 230. Kamu bisa memeriksa urutan baris yang error tersebut menggunakan text editor seperti Dreamweaver, notepad++, Sublime Text, atau bisa langsung dibuka di cpanel.

Nah, kamu periksa tuh script/tag/code yang ada di baris yang disebutkan syntax, kira-kira ada yang salah atau nggak? Atau mungkin ada yang hilang. Hal ini diperlukan pemahaman mengenai penulisan script. Jika kamu belum memahami, sebaiknya minta bantuan kepada developer/tim support tempat kamu membeli hosting/domain.

3. Error Establishing a Database Connection

Error Establishing a Database Connection

Pesan yang disampaikan sangat jelas disini, yaitu kesalahan pada pengaturan koneksi database. Jadi, masalah ini nggak jauh-jauh dari database kamu serta yang berkaitan dengan database. Bahasa sederhananya yaitu, database kamu gak dapat sinyal untuk menghubungkan ke website kamu. Kalau bahasa anak muda sekarang itu LDR (Lelah Dilanda Rindu). Website itu juga bisa, contohnya error Establishing a Database Connection ini.

Solusi:

Kamu perlu periksa wp-config.php di dalam public_html. Kamu pastikan user database, database name, dan password udah bener dan sesuai dengan database kamu. Untuk memastikan kebenarannya, kamu perlu buka phpmyadmin.

4. Internal Server Error

Internal Server Error

Pernahkah kamu mengalami hal seperti? Jika kamu pernah mengalaminya, mungkin sebagian dari kamu dengan mudah mengatasinya. Tapi, mungkin sebagian lainnya masih kebingungan dan bahkan mungkin bisa mengakibatkan stres karena masalah ini.

Kita perlu positif thinking untuk setiap permasalahan, indikasi munculnya Internal Server Error umumnya berkaitan dengan script website yang hilang, atau mungkin nggak kompatibel dengan wordpress yang kamu miliki, atau bisa jadi versi php (bukan pemberi harapan palsu) yang old version, atau juga karena plugin, dan bahkan mungkin karena .htaccess.

Solusi:

Hal pertama yang kamu lakukan adalah memeriksa file .htaccess di dalam public_html (biasanya hidden files). Kalau kamu nggak bisa menemukannya bisa buat file baru dengan nama .htaccess dan isi dengan script default htaccess WordPress yang bisa kamu dapatkan di sini:  https://codex.wordpress.org/htaccess.

Jika belum membuahkan hasil, lanjutkan periksa versi PHP hosting yang kamu gunakan melalui menu php version atau select php version. Kemudian ubah versi PHP menjadi versi paling baru. Misalnya versi 5.3 atau 5.5 dan selantjutnya.

Apabila kedua cara diatas masih nihil, tak perlu lah kamu bersedih hati. Coba kamu matikan semua plugin yang ada di website kamu. Karena, plugin yang nggak kompatibel bisa mengganggu website kamu.

5. Nggak Dapat Login Administrator WordPress

Tidak Dapat Login Administrator WordPress

Penyakit lupa itu udah lumrah. Namun kalau sering lupa itu keterlaluan. Apalagi jika sampai lupa login administrator WordPress yang kamu miliki. Masalah bangeeet..!!!

Kehilangan akses halaman Admin WordPress nggak semata-mata karena lupa, bisa jadi karena ulah hacker. Dengan keahlian skill para hacker bisa mengobrak ngabrik website kamu. Semoga aja website kamu nggak menjadi korbannya ya!

Solusi:

Nah, ketika kamu kehilangan akses ke halaman Admin WordPress, bisa dilakukan reset password melalui pilihan Lost your password? di halaman login admin. Selain itu kamu juga bisa melakukan reset username dan password WordPress melalui PHPmyAdmin di cpanel kamu.

6. White Screen of Death

White Screen of Death

Yang putih tak selalu menyenangkan, terkadang juga bisa menjengkelkan. Contohnya adalah website kamu yang tiba-tiba menampilkan layar blank putih. Pastinya kesel dong jika kamu mengalami hal ini. Penyebab layar blank putih ini biasanya diakibatkan adanya gangguan pada script website kamu. Dan masalah ini gak ada pesan error yang ditampilkan, karena pengaturan debug pada WordPress saat ini adalah off secara default. Kamu nggak perlu heran lho ya!

Solusi:

Kamu perlu buka file wp-config.php di public_html. Kemudian, jika udah buka file wp-config.php, cari baris wp_debug dan ubah statusnya dari false menjadi true. Ketika udah dirubah, coba cek website kamu lagi.

Nah, jika cara pertama belum membuahkan hasil, kamu perlu menaikkan menaikkan limit PHP WordPress untuk mengatasinya. Permasalahan White Screen of Death ini juga biasanya dipengaruhi oleh plugin atau template yang kamu gunakan membutuhkan memori besar, sedangkan limit PHP WordPress Anda kurang memadai. Oleh karenanya, kamu perlu menaikkan limit PHP.

7. Error Upload Gambar

Error Upload Gambar

Adakalanya kamu mengalami masalah nggak munculnya gambar pada postingan, padahal gambar udah diunggah dengan baik. Kan anjir.

Masalah bisa datang darimana saja, tapi solusi juga nggak akan lari. Masalah bisa dipecahkan jika ada solusi, solusi bisa ditemukan jika dicari. Bener kan?

Masalah nggak munculnya gambar biasanya terjadi karena beberapa penyebab, diantaranya:

  • Permission folder penyimpan gambar yang berubah.
  • URL folder penyimpanan gambar yang salah.
  • Pengguna mengaktifkan fitur protect directory di cpanel.
Solusi:

Untuk mengatasi permasalahan ini, ada beberapa hal yang dapat lakukan.

  • Memeriksa permission folder wp-content/uploads/images dan pastikan permission foldernya 755.
  • Memeriksa pengaturan URL Images di wp-admin/Settings dan pastikan URL mengarah ke folder yang benar.
  • Memeriksa fitur Protect Directory di cpanel dan pastikan Anda telah mematikannya.

8. Tool Bars pada Text Editor WordPress Menghilang

Tool Bars pada Text Editor WordPress Menghilang

Di menu text editor wordpress biasanya dilengkapi dengan tool bars yang sangat memudahkan kamu untuk melakukan formatting tulisan ketika menulis artikel. Namun, tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba tool bars hilang di telan bumi. Hal ini tentu sangat menyulitkan ketika mau posting artikel, bukan?

Nah, masalah ini muncul umumnya terjadi karena adanya plugin atau script yang konflik dengan script TinyMCE Editor bawaan WordPress. Namun, kamu nggak perlu panik ketika masalah ini muncul, semua masalah bisa diatasi kok, meski terkadang sangat sulit.

Solusi:

Untuk mengatasi bocah nakal ini, kamu perlu mematikan semua plugin terlebih dahulu, baru kemudian aktifkan kembali satu per satu guna memeriksa plugin mana yang bermasalah.

Jika masih belum mempan dengan cara diatas, lanjutkan dengan cara yang lain, yaitu kamu perlu mengunduh script TinyMCE baru dari website resmi di sini, kemudian replace file tinyMCE yang lama di folder /wp-includes/js/tinymce/ dengan script baru yang kamu unduh.

9. Memory Exhausted Error

Memory Exhausted Error

Jika website kamu yang berbasis CMS WordPress mendapat surat cinta seperti ini; Fatal error: Allowed memory size of…………….. itu tandanya perlu memory yang lebih besar. Masalah ini umumnya terjadi karena memori yang dibutuhkan oleh plugin & query pada WordPress lebih besar dari limit memori default yang ditentukan oleh WordPress.

Solusi:

Solusinya kalau kayak gini ya harus upgrade memori yang lebih besar. Hal ini kamu perlu memperbesar limit PHP pada WordPress kamu. Kamu bisa cek panduan Menaikkan Limit PHP WordPress.

Sembilan error pada WordPress di atas merupakan permasalahan umum yang sering dialami oleh banyak pengguna WordPress. Jika kamu punya masalah lain yang belum sempat kami bahas diatas, kamu bisa meninggalkan jejak di kolom komentar.

Oke, semoga artikel ini bisa membantu kamu memecahkan masalah dan bermanfaat untuk kamu semua, salam sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.