Moskow
credit : www.kompasiana.com

Wacana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke salah satu kota di Kalimantan menjadi perbincangan hangat dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, terlebih usai Presiden Joko Widodo meminta izin pemindahan saat pidato kenegaraan di depan anggota MPR/DPR RI pada 16 Agustus 2019 di Senayan, Jakarta.

Sejumlah nama kota atau kabupaten bermunculan sebagai kandidat, yang akhirnya mengerucut ke Penajam Paser Utara, Samboja, dan Kota Baru; ketiganya di Kalimantan Timur.

Senin, tanggal 26 Agustus 2019 siang, di Istana Negara, Jakarta. Presiden Jokowi mengumumkan rencana pemindahan Ibu Kota baru, dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Dua kabupaten di Kalimantan Timur akan menjadi lokasi Ibu kota baru yaitu sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara dan sebagian di Kabupaten Penajam Passer Utara.

Jika benar, rencana pemindahan Ibu Kota terwujud, Indonesia bukanlah negara pertama yang memindahkan Ibu Kota Negara.

Alasan pemindahan ibu kota di berbagai negara pun beragam, mulai dari lokasi yang strategis, perjanjian politik, bencana alam, membentuk pusat perekonomian, hingga menghindari pemusatan kekuaasaan.

Berikut adalah beberapa negara yang telah memindahkan ibu kota;

1. Pantai Gading

Yamoussoukro
credit : www.tripsavvy.com

Pada 1983, Yamoussoukro ditetapkan menjadi ibu kota baru Pantai Gading menggantikan Abidjan di masa pemerintahan Presiden Felix Houphouet-Boigny yang ingin mendongkrak pembangunan di wilayah tengah negeri itu. Yamossoukro menjadi ibu kota keempat Pantai Gading dalam satu abad terakhir setelah Grand-Bassam (1893), Bingerville (1900), dan Abidjan (1933). Meski Yamossoukro resmi menjadi ibu kota baru bagi Pantai Gading, sebagian besar kegiatan perekonomian, instansi, kantor-kantor kedutaan asing masih bertahan di Abidjan.

2. Australia

Canberra
credit : www.sporcle.com

Sebagian besar masyarakat mungkin lebih mengenal kota Melbourne ketimbang Canberra. Ehmm! Ya maklum. Sebab, Melbourne merupakan ibu kota pertama sejak berdirinya negara Australia. Pada tahun 1911, pemerintah Australia mengadakan sayembara internasional untuk menentukan desain dan konsep Canberra. Desain kota Canberra yang terpilih hingga saat ini membuat kota tersebut tidak hanya diisi oleh bangunan modern, tetapi juga pemisahan antar-distrik oleh tumbuhan dan semak-semak. Alhasil pada 1927 ibu kota Australia resmi berpindah dari Melbourne ke Canberra. Namun, popularitas Canberra tidak sebanding dengan kota lainnya seperti Melbourne dan Sydney. Tingkat pertumbuhan ekonominya pun masih berada di bawah kedua kota tersebut.

3. Inggris

London
credit : www.visitlondon.com

Negara ratu Elizabeth merupakan negara dengan industri yang maju. Bahkan pada masanya dulu, Inggris adalah negara paling maju. Rupanya, meski menjadi negara maju, Inggris juga pernah memindahkan ibu kotanya. Sebelum London dijadikan Ibu Kota Negara Inggris, Winchester lebih dulu menjadi Ibu Kota Negara Inggris. Di tahun 1066 pemerintah memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota dari Winchester ke London. Kala itu proses pemindahannya berjalan mulus dan tidak menimbulkan gejolak sosial. Sebab London sendiri sudah memiliki populasi cukup besar. Kini London menjadi salah satu ibu kota yang memiliki tingkat kemajuan cukup pesat.

4. Rusia

Moskow
credit : www.kompasiana.com

Kota Moskow menjadi ibu kota Kerajaan Rusia sejak abad ke-14 hingga tahun 1712. Namun, pemerintah Rusia membuat kebijakan memindahkan Ibu Kota Rusia dari Moskow ke St.Petersburg karena dinilai memiliki akses lebih dekat ke Eropa. Yang dulunya kota St.Petersburg didirikan oleh Peter the Great pada 1703. Dan pada 1918, Moskow dipilih lagi sebagai ibu kota Rusia hingga saat ini.

5. Amerika Serikat

Washington DC
credit : www.aarp.org

Pemindahan ibu kota Amerika Serikat dipenuhi dengan drama. Sebab pemindahan ibu kota ini sebagai bagian dari Kompromi Politik 1790 antara Menteri Keuangan Alexander Hamilton dan senator James Madison. Kondisi Amerika Serikat yang waktu itu terlilit hutang karena perang dengan Inggris membuat Hamilton bernegosiasi dengan Madison. Sebagai imbal balik pembayaran utang dan menghindari pemusatan kekuasaan, ibu kota dipindah ke Washington DC pada tahun 1800. Saat Washington DC tengah dibangun, pada 1792 ibu kota AS dipindahkan sementara dari New York ke Philadelphia.

6. Malaysia

Putrajaya
credit : www.civitatis.com

Tahukah kamu, selama ini Kuala Lumpur masih dianggap sebagai ibu kota Malaysia. Ehmm! Iya deh. Sebenarnya, pada tahun 1999, pemerintah Malaysia memindahkan ibu kotanya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya. Dimana, nama Putrajaya ini diambil dari nama perdana menteri Malaysia yang pertama, Tengku Abdul Rahman Putra, yang didirikan pada 19 Oktober 1995. Alasan pemindahan ibu kota didasari karena kemacetan, serta meningkatkan efektivitas kerja lantaran Kuala Lumpur sudah sangat penuh oleh kendaraan. Meski demikian, pusat pemerintahan, Parlemen Malaysia, serta perekonomian Malaysia secara de facto masih berada di Kuala Lumpur. Itu artinya, pemindahan Ibu Kota Malaysia tak berjalan mulus.

7. Myanmar

Naypyidaw
credit : www.royalholidaystravels.com

Tahun 2005, Myanmar memindahkan Ibu Kotanya dari Yangon ke Naypyidaw. Alasan pemindahan tidak diketahui secara pasti. Karena tidak ada pengumuman resmi mengenai alasan pemindahan itu dari pemerintah setempat. Biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan ibu kota baru ini diperkirakan mencapai empat miliar dolar AS. (56 triliun rupiah). Kini, banyak media yang menyebut Naypyidaw sebagai ghost city atau kota hantu karena jumlah penduduk dengan luas wilayah tak sebanding. Karena luas wilayah Kota Naypyidaw empat setengah kali lebih besar dari London, yaitu sebesar 7.054 kilometer persegi. Jalan raya, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata semuanya tampak kosong seperti tidak berpenghuni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.